Cara Memotret Bintang di Langit Saat Malam Hari Dengan Kamera Smartphone

Mungkin kalian masih penasaran, apakah bisa kita memotret bintang atau milkyway dengan kamera smartphone? Well, tergantung spesifikasi kameranya juga sih. Jika smartphone kamera anda sudah mendukung manual mode, kemudian terdapat menu untuk menyeting manual ISO dan Shutter Speed, kemungkinan besar anda sudah bisa untuk melakukan astrophotography dengan smartphone. Apa itu astrophotography? Secara simpel, astrophotography adalah kegiatan fotografi yang bertujuan untuk merekam atau mengambil gambar objek atau fenomena astronomi di langit pada malam hari.

Dengan perkembangan smartphone yang makin pesat. Saya rasa saat ini dengan smartphone pada rentang harga 2 jutaan sudah memiliki kamera yang oke dan ada opsi manual mode. Tapi dengan kamera smartphone, apalagi jika smartphone yang tidak masuk dalam jajaran kategori high-end. Jangan mengharap hasil astrofotografi akan sebagus foto yang diambil dengan kamera mirrorles/DSLR yang pake lensa mahal atau telescope. Yang penting adalah kita bisa melakukan kegiatan astrophotography kecil-kecilan.

Jika smartphone kalian sudah ada opsi manual mode, kemudian ada opsi untuk setting ISO dan Shutter speed. Hal lain yang utama yang harus ada adalah tripod. Karena kita nanti pakai teknik long exposure yang mana butuh kestabilan tinggi untuk mengambil gambar. Kemudian adalah lokasi pemotretan. Untuk lokasi pemotretan usahakan pilih di daratan tinggi. Karena saya sudah mencoba di dataran rendah dan hasilnya tak begitu baik. Mungkin karena lokasinya yang perkotaan padat dan banyak polusi sehingga sulit sekali melihat bintang-bintang dengan mata telanjang. Paling yang terlihat hanyalah rasi bintang layang-layang wkwkwk. Jika dilihat dengan mata telanjang saja susah, apa lagi dengan kamera smartphone.

Akhirnya saya memilih lokasi dataran tinggi yang jauh dari perkotaan. Sampailah saya di lereng gunung Merbabu yang lokasinya di sekitaran kopeng. Di lereng Merbabu ini, saat malam hari kita bisa melihat bintang banyak banget walaupun hanya dengan mata telanjang. Sungguh saya takjub sekali. Oh iya, lokasi di sekitar pemotretan ini gelap sekali. Lokasi yang gelap sekali ini ada efek positifnya untuk mengurangi "Pencemaran" cahaya saat pemotretan.

Nah jika lokasinya sudah OK, silahkan pasang hape ke tripod. Kemudian arahkan ke langit yang menurut anda punya view bintang yang paling bagus. Akan sangat beruntung sekali jika anda bisa melihat hamparan galaksi bimasakti (milkyway), sayang sekali saya tidak bisa melihat hamparan milkyway seperti foto-foto yang terkenal itu, mungkin karena lokasinya yang kurang mendukung.

Oh iya, smartphone yang saya gunakan untuk tutorial ini adalah Asus Zenfone 3 ZE520KL, untuk ukuran jaman sekarang tentu sudah masuk kategori jadul. Untuk pengguna Asus Zenfone series lain tentu akan memiliki interface aplikasi kamera yang mungkin mirip.

Sekarang buka aplikasi kamera, kemudian langsung aktifkan mode manual.
Cara Memotret Bintang di Langit Saat Malam Hari Dengan Kamera Smartphone
Mode Manual pada aplikasi kamera Zenfone 3

Setelah itu cari settingan untuk mengatur ISO. Untuk eksperimen pertama, gunakan setting ISO yang paling tinggi. Di Zenfone 3, settingan ISO tertinggi adalah 3200. Untuk smartphone high-end mungkin akan memiliki setingan ISO yang lebih tinggi dari 3200. Lihatlah, dengan settingan ISO tertinggipun kita masih belum bisa melihat bintang-bintang di layar smartphone, hanya terlihat beberapa bintik-bintik. Padahal jika dilihat dengan mata telanjang banyak sekali bintang-bintang yang terlihat. Dengan kondisi begini tentu kita belum bisa mengambil foto bintang.
Cara Memotret Bintang di Langit Saat Malam Hari Dengan Kamera Smartphone
Settingan ISO tertinggi pada aplikasi kamera Asus Zenfone 3

Langkah selanjutnya adalah mencari settingan Shutter Speed, karena kita akan menggunakan teknik long exposure. Untuk eksperimen pertama saya munggunakan settingan shutter speed yang paling tinggi yaitu 32 detik di Zenfone 3.
Cara Memotret Bintang di Langit Saat Malam Hari Dengan Kamera Smartphone
Settingan shutter speed 32 detik

Kemudian untuk fokus, karena saya ga mau ribet, biasanya saya pilih ke AUTO atau bisa Manual Focus digeser ke 'icon' gunung. Jujur saya kesulitan mengatur manual focus karena gambar yang terlihat dilayar smartphone hanya gambar hitam saja.
Cara Memotret Bintang di Langit Saat Malam Hari Dengan Kamera Smartphone
Setting manual focus

Jadi dalam pemotretan bintang kali ini kita menggunakan settingan kamera ISO:3200, Shutter Speed:32 detik. Kemudian tekan tombol shutter kamera dan tunggu selama 32 detik. Usahakan saat pengambilan gambar dan saat menekan tombol shutter, jangan sampai kamera goyang karena bisa menyebabkan gambar jadi mbleret. Kalau anda tidak ingin goyang saat menekan tombol shutter, anda bisa menggunakan alat seperti bluetooth shutter atau apalah saya lupa namanya.
Cara Memotret Bintang di Langit Saat Malam Hari Dengan Kamera Smartphone
Proses capturing image

Nah ini adalah beberapa hasil astrophotography:
astrophotography dengan smartphone
astrophotography dengan smartphone
astrophotography dengan smartphone
astrophotography dengan smartphone
astrophotography dengan smartphone

Ini adalah hasil foto astrophotography yang telah di edit menggunakan Adobe Photoshop Lightroom:
astrophotography
astrophotography
astrophotography
astrophotography
astrophotography

Berikut ini adalah video tutorial astrophotography yang telah saya buat:

Untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus. Anda bisa mengutak-atik kombinasi settingan ISO dan Shutter Speed. Settingan ISO dan Shutter speed yang optimal bisa mengurangi noise. Selamat Mencoba!
Previous PostOlder Post Home