Wednesday, May 25, 2016

Review Philips Electric Shaver Plus PQ206

Bagi kalian para lelaki yang suka cukur kumis dan jenggot. Mungkin kalian harus menyimak tulisan saya yang satu ini. Kali ini saya ingin mengulas sebuah alat cukur elektrik buatan Philips tipe PQ 206. Biasanya sayas uka mencukur kumis menggunakan alat cukur konvensional yang disposable alias dibuang jika sudah tumpul mata pisaunya.

Kenapa saya membeli Philips PQ206 Electric Shaver? Sebenarnya saya sudah cukup puas dengan alat cukur konvensional. Alasan membeli Philips PQ206 karena saya ingin mencoba hal yang baru dan pingin tau cara kerja alat cukur elektrik ini. Selain itu harganya yang cukup terjangkau. Ok, kita mulai review Electric Shaver Philips PQ206.

Packaging 

Saat pertama kali melihat kotak kemasan alat cukur ini, yang pertama kali tersirat di pikiran saya adalah.. Kayak kotak lampu bohlam yang ada di toko lampu. Tapi setelah diamati dan dibaca ternyata ini adalah kotak alat cukur elektronik dari Philips. Setelah dibuka, kita akan mendapatkan kartu garansi resmi baik yang versi Indonesia dan Worldwide. Buku manual berbagai bahasa, ada bahasa Indonesia juga, Alat cukur Philips PQ206 serta kuas kecil untuk pembersih, mohon maaf kuas kecilnya lupa kefoto. Alat cukur elektronik ini mempunyai garansi yang lumayan panjang yaitu 2 tahun. Hmm.. lumayan juga.
Kelengkapan pembelian Philips Electric Shaver Plus PQ206 Close cut system
Kelengkapan pembelian Philips Electric Shaver Plus PQ206

Fungsionalitas & Kualitas

Ok, Philips PQ206 mempunyai ukuran yang lumayan kecil. Kira-kira sebesar ukuran mouse komputer standar. Sumber energi menggunakan 2 buah baterai AA. Jika anda menggunakan baterai alkaline, menurut buku petunjuk, alat cukur ini bisa digunakan hingga 60 menit. Dengan keadaan seperti ini, Philips PQ206 bisa anda gunakan untuk berpergian atau travelling karena lumayan praktis.
Bentuk Philips Electric Shaver Plus PQ206
Bentuk Philips Electric Shaver Plus PQ206

Untuk kualitas bahan sendiri saya kurang begitu yakin. Apalagi dengan harganya yang murah. Tidak terlalu kokoh plastiknya. Kemudian dibagian plastik tempat mata pisau sangat mudah sekali dibuka. 
Bagian head (hitam) Philips PQ206 yang mudah terbuka tanpa dipencet tombolnya
Bagian head (hitam) Philips PQ206 yang mudah terbuka tanpa dipencet tombolnya

Philips PQ206 Vs Alat cukur konvensional



Yang istimewa dari Philips PQ206 adalah mempunyai mata pisau yang bisa mengasah dirinya sendiri (Self sharpening blades). Umur mata pisau Philips PQ206 diklaim bisa mencapai 2 tahun tanpa penggantian. Sebenarnya prinsip kerja Self sharpening blades cukup sederhana. Mata pisau memang sengaja digesekkan ke pelindung/wadah pisaunya. Oleh karena itu ketika kita memakai alat cukur ini lama kelamaan akan terasa hangat jika kita menyentuh bagian pelindung pisau.
Mata pisau (atas) dan wadah/pelindung mata pisau. Bersihkan selalu bagian ini dengan kuas.
Mata pisau (atas) dan wadah/pelindung mata pisau. Bersihkan selalu bagian ini dengan kuas.

Bercukur menggunakan Philips PQ206 memang terasa nyaman dan tidak menimbulkan iritasi. Berbeda ketika kita menggunakan alat cukur konvensional yang kadang membuat kulit kita lecet dan perih. Hasilnya bisa sama-sama close cut baik dengan philips PQ206 maupun alat konvensional. Sayangnya jika menggunakan philips PQ206 kita tidak bisa menggunakan gel atau shaver cream. Karena Philips Pq206 ini hanya bisa digunakan dalam keadaan kering dan tidak didesain untuk digunakan dengan cream atau gel. Jika anda takut terjadi iritasi pada kulit, bisa digunakan dengan bedak bayi.

Perawatan

Pisau pada Philips pq206 memiliki ketahanan hingga dua tahun. Jadi yang perlu dilakukan adalah membersihkan mata pisau secara teratur. Itulah mengapa disediakan kuas kecil pada setiap pembeliannya. Untuk membersihkan mata pisaunya memang cukup mudah. Cara melepas dan dan membersihkan mata pisau sudah tersedia di buku manual. Tapi harap di ingat jangan membersihkan mata pisau pq206 menggunakan air, cukup dengan kuas saja. Jika mata pisau sudah mencapai 2 tahun sebenarnya bisa diganti, tapi saya kurang tau dimana beli mata pisaunya, mungkin di service center nya ada. Tapi biasanya jika membeli mata pisau secara terpisah harganya mahal, mending beli yang baru saja.

Kesimpulan

Bercukur menggunakan Philips PQ206 maupun dengan alat konvensional bisa memberikan hasil yang sama. Bercukur menggunakan Philips PQ206 memang praktis dan tidak menimbulkan iritasi maupun perih. Namun saya tetap suka bercukur menggunakan alat cukur konvensional. Jika anda suka bercukur menggunakan cream atau gel dan ingin menggunakan electric shaver, jangan membeli Philips PQ206, tapi belilah alat cukur Philips Aquatouch atau seri yang diatasnya. 

Plus & Minus

+ Tanpa perih, iritasi dan lecet pada kulit
+ Mata pisau yang bisa bertahan hingga 2 tahun tanpa penggantian
+ Self sharpening blades
+ Bentuk kecil dan praktis
+ Garansi resmi 2 tahun dari Philips
+ Close cut system yang memberikan hasil layaknya menggunakan alat cukur konvensional
+ Harga terjangkau

- Plastik yang ringkih
- Tidak bisa digunakan dengan gel dan shaver cream
- Tidak anti air

nb: Selain untuk mencukur kumis dan jenggot, Philips PQ206 juga bisa digunakan untuk mencukur bulu-bulu lainnya. Silahkan dicoba :)
Disqus Comments