Seberapa Cepatkah Jaringan 5G? - NAW_32
News Update
Loading...

Sunday, November 8, 2015

Seberapa Cepatkah Jaringan 5G?

Berbicara mengenai jaringan Internet, beberapa provider telekomunikasi di Indonesia sudah menyediakan layanan internet berbasis 4G. Kecepatan 4G di Indonesia memang jauh mengungguli kecepatan jaringan 3.5G meskipun belum merata di semua daerah. Smartphone keluaran terbaru saat inipun sudah dipastikan mendukung teknologi 4G.

Lalu apakah anda sudah puas dengan implementasi teknologi 4G di Indonesia? Jawabannya tentu bervariasi, ada yang puas ada yang belum. Bagi yang belum, tentu harus bersabar karena jangkauan 4G di negara tercinta ini belum merata. Bagi yang sudah puas tentu anda terkesima dengan kecepatan download 4G yang memang jauh diatas 3.5G. Jika anda berpikir jika kecepatan internet 4G sudah sangat keren. Tampaknya anda harus pikir-pikir dahulu. Karena teknologi 5G akan segera diuji coba.
Seberapa Cepatkah Jaringan 5G?

Teknologi 5G sendiri sebenarnya akan diuji coba pada tahun 2020 mendatang. Namun, tampaknya beberapa vendor telekomunikasi dan hardware sudah mempersiapkan uji coba teknologi 5G. Verizon misalnya, tahun depan sudah memulai uji coba jaringan 5G. Kemudian di tahun 2017 verizon sudah memulai mendeploy jaringan 5G mereka secara komersial. 

Vendor asal Korea Selatan seperti LG dan Samsung juga tak mau ketinggalan. Kedua vendor ini rencananya akan melakukan tes jaringan 5G pada saat Olimpiade 2018 di PyeongChang mendatang. Begitu juga vendor asal China yaitu Huawei dan operator asa Rusia yaitu MegaFon yang rencananya akan melakukan testing jaringan 5G pada Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang. Tampaknya perkembangan teknologi 5G memang lebih cepat dari timeframe yang direncanakan.

Untuk kecepatan 5G sendiri akan diprediksi lebih cepat 30-50 kali dibanding 4G. Gambarannya, jika anda mendownload film membutuhkan waktu kira-kira 6 menit dengan internet 4G. Maka dengan internet 5G anda hanya membuhkan waktu 15 detik saja. Jaringan 5G juga sangat responsif karena memiliki latency yang sangat rendah. Konsumsi energi perangkat dengan jaringan 5G juga sangat rendah. Karena perangkat dengan teknologi 5G nantinya akan jarang sekali mengirimkan ping ke jaringan jika perangkat memiliki energi yang rendah, misalnya jika baterai sudah mulai habis.

Namun, jaringan 5G tidak serta merta bisa segera diaplikasikan ke khayalak luas. Karena investasi hardware 5G yang sangat besar juga penetrasi jaringan 4G yang belum begitu luas. Untuk tahun 2020 sendiri, diperkirakan baru sekitar 85% perangkat diseluruh dunia yang menggunakan jaringan 3.5G. Sedangkan penetrasi jaringan 4G pada tahun 2020 diperkirakan 60% dari total perangkat di seluruh dunia. Jadi untuk beberapa tahun kedepan akan lebih baik jika operator-operator di Indonesia berfokus untuk pemerataan infrastruktur jaringan 4G.

Referensi:

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done