George Boole, Google Doodle 2 November 2015

Hmm.. Sebenarnya saya agak males menulis tentang google doodle yang satu ini. Hari ini tanggal 2 November 2015 tiba-tiba muncul rumus matematika di halaman utama pencarian google. Tampaknya google doodle kali ini ingin memperingati seorang matematikawan yang bernama George Boole. Seperti yang kalian ketahui saya sangat benci dengan matematika. Tapi George boole ini ada kaitannya dengan kemajuan pemrograman komputer di dunia fana ini.

George Boole lahir di Lincolnshire, Inggris pada 2 November 1815 dan meninggal pada 8 Desember 1864. Boole merupakan matematikawan berkebangsaan inggris. Warisan dari Geoge Boole yang paling terkenal adalah Boolean Algebra (Aljabar Boolean) yang diadaptasi dari nama Boole sebagai wujud penghormatan. Jika anda seorang programmer tentu harus fasih mengenai aljabar Boolean ini.

Dalam ilmu komputer, ada istilah yang bernama "Boolean data type". Boolean data type mempunyai 2 nilai yang dinyataken dengan "true" atau "false" (benar atau salah) yang berasosiasi dengan conditional statement. Pada perkembangannya, Boolean data type banyak diadopsi sebagai logika aljabar pada banyak bahasa pemrograman, seperti JAVA, pascal, C, C++, Fortran, Ruby, Javascript, Phyton dan banyak lagi. Tiap-tiap bahasa pemrograman mempunyai simbol-simbol/operator tersendiri dalam mendefinisikan nilai boolean. 

Boleh jadi, pada masa modern sekarang Aljabar Bollean merupakan hal yang paling fundamental dalam bahasa pemrograman komputer. Selain itu Aljabar Booelan juga digunakan logika pada desain sirkuit elektronik maupun komputer. Pada komputer, kita mengenal istilah bit dan binary yang hanya terdiri dari angka 0 dan 1. 0 dan 1 merupakan reprensentasi dari "true" or "false", karena komputer hanya mengenal 0 dan 1 sebagai perintah. Misalnya dalam rangkaian sirkuit elektronik, 0 merupakan representasi dari tidak ada arus listrik, dan 1 merupakan reprensentasi dari ada arus listrik. 

Oke, hanya itu saja yang bisa saya jabarkan mengenai George Boole dengan Aljabar Boolean-nya. Tanpa logika Boolean tentu manusia tidak akan pernah bisa menciptakan program yang bisa dibaca oleh mesin (komputer).
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home