Cara Hemat BBM Pada Motor Honda Supra x125

Hari ini harga BBM subsidi resmi dinaikan. Saya salut pada Pak Jokowi karena berani mengambil keputusan tidak populer seperti ini. Saya pikir kenaikan BBM sebesar rp2.000 tidak masalah. Hanya saja saya tidak suka buntutnya, hal ini akan berakibat pada naiknya harga kebutuhan pokok lain. Saat ini motor yang saya pakai adalah Honda supra X125 karbu yang memang sudah berumur. Motor saya ini unik, jika dikendarai secara "wajar" memang lebih irit konsumsi BBM-nya. Tapi jika dipakai secara "ndugal" konsumsi BBM-nya borosnya minta ampun.

Kali ini saya ingin sedikit berbagi tips cara berkendara yang wajar pada supra x125 agar konsumsi BBm menjadi tidak terlalu boros alias ngirit. Cara yang saya gunakan ini sudah terbukti menekan konsumsi BBM:
Cara dan tips cara berkendara agar konsumsi BBM lebih irit pada motor Honda Supra x125
Honda Supra x125

Nge-gas motor dengan sewajarnya
Saat pertama kali menjalankan motor dari posisi berhenti, usahakan tidak menarik gas berlebihan. Apalagi sampai nyendal-nyendal. DAri gigi 1, tarik gas secara perlahan hingga motor berjalan. Dengan membiasakan start yang baik seperti ini konsumsi BBm bisa ditekan.

Sesuaikan kecepatan dengan gigi yang digunakan.
Kadang kala kita berjalan di kecepatan rendah, misalnya ketika masuk gang. Tapi menggunakan gigi tinggi, misalnya gigi tiga. Ini akan membuat motor jadi ngeden saat berakselarasi dan mengkonsumsi banyak BBM. Atau ketika berjalan pada kecepatan 50km/jam dijalan raya anda menggunakan gigi 4, saat berakselarasi anda akan butuh lebih banyak BBM untuk ngangkat beban motor anda.

Berjalan pada RPM dan kecepatan yang stabil
Jika anda pergi ke luar kota dengan jalan yang bagus dan tidak macet kadang anda merasa konsumsinya BBMnya lebih irit. Ini karena anda menggunakan motor dengan dengan kecepatan yang stabil alias jarang berhenti dan jarang ngebut. Lain lagi jika jalanan macet, anda akan sering melakukan stop and go yang mana motor akan berhenti kemudian berakselarasi secara mendadak. Hal ini akan membuat konsumsi BBM jadi bertambah boros secara signifikan. Jadi ada baiknya jika anda menemukan jalan raya yang bagus dan tidak macet berkendaralah dengan kecepatan yang stabil. Gunakan perasaan untuk menyesuaikan antara kecepatan motor dan RPM mesin. Misalnya pada supra X125 berjalan pada kecepatan 65-75Km/jam dengan gigi 3, kecepatan stabil dan RPM tidak terlalu tinggi (mesin tidak meraung/ngeden).

Matikan Mesin di lampu merah
Jika anda berhenti di lampu merah yang memiliki timer/waktu lebih dari 60 detik. Ada baiknya anda mematikan mesin motor anda sejenak. Karena selain ngirit BBM, hal ini juga bisa mendinginkan mesin. Setelah timer lampu merah akan habis, nyalakan mesin dan mulailah start seperti pada point pertama.

Penggunaan tekanan dan ukuran ban yang tepat
Gunakan ukuran ban sesuai dengan petunjuk buku manual supra x125. Atau sesuai dengan saran mekanik. Penggunaan ban yang terlalu besar dan lebar memang bisa meningkatkan stabilitas saat menikung, namun akan memperberat kinerja mesin yang ujung-ujungnya BBM jadi boros. Begitu juga ban yang memiliki tekanan udara yang kurang atau kempes, hal ini akan memperberat kinerja mesin. Sesuaikan tekanan udara seperti yang tertulis pada buku manual.

Saat melewati jalan menurun yang panjang, gunakan gigi tinggi
Mungkin banyak yang bilang saran saya yang satu ini agak nyeleneh. Biasanya pada jalan menurun kita menggunakan gigi rendah supaya ada efek "engine brake" dan motor seperti di rem dan mudah dikendalikan. Motor yang menggunakan engine brake yang berlebihan (sampai suara mesin meraung) menurut beberapa sumber malah membuat konsumsi bensin jadi boros. Biasanya ketika melewati jalan menurun yang panjang, saya malah menggunakan gigi tinggi agar tidak menggunakan engine brake yang berlebihan. Hal ini juga harus anda terapkan pada saat menurunkan gigi. usahakan minimalisir penggunakan engine brake. Jangan menurunkan gigi jika kecepatan motor masih tinggi.

Oli dengan kekentalan yang tinggi, misalnya SAE 20w-50 akan menghambat putaran mesin. Memang suara jadi lebih halus, tapi dengan putaran mesin yang terhambat akan membutuhkan konsumsi BBM lebih banyak saat berakselarasi. Gunakan oli yang tidak terlalu kental dengan SAE 15w-40. Atau jika supra X125 anda masih baru, anda bisa memakai oli dengan SAE 10w.40.

Rajin-rajinlah melumasi rantai
Rantai yang dilumasi memiliki pergerakan yang baik dan tentu saya mesin dengan mudah menyalurkan tenaga ke ban.

Service dan ganti oli sesuai jadwal
Oli memiliki umur atau masa pakai yang terbatas, jika dipaksakan melewati masa pakainya tentu tidak baik karena bisa memperburuk kinerja mesin. Ganti oli supra x125 secara berkala tiap 2.000-2.500Km. Service teratur juga perlu dilakukan, apa lagi jika supra x125 anda masih pakai karbu. Karena kotoran dan kerak baik pada karburator maupun ruang bakar membuat pembakaran menjadi tidak optimal yang tentu saja membuat konsumsi BBM makin boros.

Nah, itulah beberapa cara agar konsumsi bensin pada honda honda supra x125 jadi lebih irit. Dari point-point yang saya jabarkan diatas, yang paling penting adalah cara anda membuka gas dan mulai berakselarasi. Karena jika anda berakselarasi layaknya abg-abg alay tentu konsumsi bbm akan sangat boros.

Artikel lain terkait Supra X 125:

Testimoni (Review) Shell Advance Ultra 4T 
 review oli idemitsu extreme eco 10w -30 di supra x125
 Cara Ngetest Top Speed Motor Menggunakan GPS Smartphone Android
 Review Shell Advance AX5 vs AX7 di Supra X 125
 Review: New Honda Supra X 125 PGM-FI Model Year 2014
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home