Diclofenac sodium: obat sakit gigi yang ampuh

Ngomong-ngomong soal sakit gigi, ini adalah sesuatu yang biadab. kebetulan gigi belakangku ada yang berlubang, Waktu itu Bulan april thn 2013  pernah kumat sakitnya, rasanya bukan maen. gusi bengkak Rasa sakitnya berdenyut, menjalar dari rahang ke telinga hingga setengah kepala.

Tentu dengan kondisi seperti ini membuat saya tidak bernafsu untuk melakukan apapun. kemudian periksa ke dokter gigi (yang ternyata istri dari dosen saya) ternyata disuruh dicabut giginya. tapi harus hilang dulu sakitnya. untuk itu sang dokter memberi saya beberapa obat untuk meredakan sakit gigi ini.

Seingat saya, dokter memberikan beberapa obat, antara lain:


  • pertama, Asam Mefenamat/Mefenamat Acid yang berfungsi sebagai peredam nyeri/analgesic.  Asam Mefenamat ini punya banyak merek dagang, yang paling terkenal ya PONSTAN hehe.. 
  • Kedua, saya diberi Amoxicillin yang berfungsi sebagai antibiotic.
  • Ketiga saya diberi Dexamethasone, fungsinya sebagai penghilang bengkak pada gusi/ anti inflamasi.


Ketiga obat diatas diminum 3X1 sehari setelah makan.

Saat itu obat-obat tersebut sangat manjur, dalam beberapa hari sakit gigi sudah hilang secara total. Dan sudah bisa dilakukan tindakan lanjut yaitu: CABUT GIGI! Tapi dikarenakan ada pertimbangan tertentu pencabutan gigi ditunda. Bukanya takut, tapi eman2 giginya masih bagus (halah madrid!). Dan lagi karena gigi belakang butuh alat khusus untuk mencabutnya, hanya ada di rumah sakit besar. ini yang bikin males..

Berhari-hari, berbulan-bulan kemudian. Sakit gigi itu belum kembali juga. Saya benar2 menemukan kenikmatan makan yang hakiki. Saya bebas mengunyah apapun tanpa rasa sakit. Saya bahkan lupa kalau harus cabut gigi.. Namun tiba-tiba petaka datang, roda memang selalu berputar.

Tepat setelah HUT RI ke 68 sakit gigi itu muncul lagi. Kali ini rasa sakitnya lebih sangar, benar2 biadab level 13. Saking sakitnya, untuk mangap pun sulit. Apa lagi buat ngomong, kayak orang gagap. Berhari-hari saya hanya bisa dirumah (malu klo ketemu orang ga bisa ngomong).

Diclofenac sodium: obat sakit gigi yang ampuh

Kemudian saya meminum obat sakit gigi itu lagi, yaitu: Amoxicillin, Asam Mefenamat. Namun kali ini obat2 itu tidak ngefek sama sekali, masih terasa sakit. Beberapa hari dalam keputus asaan, saya mulai browsing di google. Kebanyakan jawaban yang diproleh saat googling menyarankan untuk meminum obat PONSTAN (asam mefenamat) dan Amoxicillin.

Padahal saya sudah meminum kedua obat tersebut dan tidak ngefek sama sekali. Namun pencerahan datang ketika saya melihat laman web berbahasa inggris. Disitu dijelaskan bahwa jika salah satu obat mujarab untuk sakit gigi dan gusi bengkak adalah dengan meminum Diclofenac Sodium (natrium diklofenak).

Jadi Diclofenac Sodium adalah semacam obat penghilang nyeri(analgesik), anti inflamasi (meredakan bengkak), antirematik, antipiretik yang bersifat non steroid yang dijual bebas di apotek. Melihat tulisan Diclofenac Sodium, saya jadi teringat salah satu obat milik ibu saya.

Kebetulan ibu saya pemderita osteoarthritis, untuk mengurangi rasa sakit pada sendi beliau menggunakan Diclofenac Sodium. Diclofenac Sodium punya banyak merek dagang, antara lain: voltadex, voltaren, gratheos, dan sebagainya. Wah kebetulan sekali saya tak perlu beli ke apotek. Karena pasti harganya lebih mahal dari ponstan.. hehe.. kebetulan punya ibu saya mereknya Gratheos 50mg.
gratheos 50mg Diclofenac Sodium, obat sakit gigi yang ampuh
gratheos 50mg Diclofenac Sodium

Saat meminum Diclofenac Sodium dianjurkan untuk makan dahulu. Karena Diclofenac Sodium berbahaya jika diminum dalam keadaan perut kosong (lambung bisa terluka). Saya mencoba meminumnya dengan amoxicillin, setelah itu tidur. Keesokan harinya sakit gigi memang hilang!! It's amazing!! Ini merupakan secercah cahaya kehidupan, hahaha..

Namun perlu di ingat, bahwa obat ini tidak dapat diminum sembarangan. Dosis maksimal 150mg/hari, saya sendiri meminum obat ini hanya 2x sehari (gratheos 50mg), dalam kurun waktu dua hari sudah sembuh total. jika dosis terlalu banyak tentu akan berbahaya bagi organ2 lain terutama ginjal. Diclofenac Sodium juga tidak baik dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Saya sarankan anda mengkonsumsi Diclofenac Sodium hanya jika kepepet saja. 

Itulah pengalamanku menghadapi sakit gigi karena berlubang, untuk menghilangkan nyeri dan bengkak gusi ternyata sangat ampuh menggunakan Diclofenac Sodium. Bagaimanapun juga penggunaan Diclofenac Sodium adalah untuk solusi sementara. Untuk menghilangkan masalah sampai ke akarnya kita perlu ke dokter dan mencabut gigi berlubang tersebut.

Update: resep obat sakit gigi yang bisa di beli di apotik


Minggu pertama maret 2014 ini, sakit gigi saya kumat lagi. Sudah saya minumi asam memfeanat/ponstan + amoxicillin tidak kunjung sembuh. diminumi diclofenac sodium + amoxicillin agak berkurang sakitnya, tapi jika efek obatnya sudah habis sakitnya kambuh lagi. Karena sudah 5 hari tidak kunjung sembuh akhirnya saya pergi ke dokter gigi. Kemudian oleh dokter gigi tersebut saya diberi kombinasi resep obat untuk meredakan sakit gigi saya. resep obat sakit gigi tersebut adalah sebagai berikut:

- Amoxicillin dosis 500mg, diminum 3 x 1 ( tiga kali sehari, satu tablet sesudah makan)
- CTM, diminum 3 x 1  ( tiga kali sehari, satu tablet sesudah makan)
- Paracetamol dosis 500mg, diminum 3 x 1  ( tiga kali sehari, satu tablet sesudah makan)
- Metronidazol dosis 500mg, diminum 3 x 1  ( tiga kali sehari, satu tablet sesudah makan)

Jadi tiap setelah makan saya langsung minum empat tablet obat tersebut. Alhamdulillah dalam 2 hari sakit gigi sembuh total..

Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home